Friday, August 21, 2015

Cara menanam chery



 


Cara menanam benih cherry:

Siapkan kontainer plastik kedap udara, product tupperware dapat digunakan

Letakkan biji cherry diantara empat lapisan kertas tisue tebal

Masukkan tissue berisi biji cherry ke dalam kotak kontainer plastik

Percikkan air secukupnya pada tissue hingga basah/lembab.Tutup rapat kotak kontainer.

Beri label tanggal pada kotak kontainer. Masukkan kotak kontainer ke dalam lemari pendingin selama 90 - 150 hari

Keluarkan biji cherry dari lemari pendingin ketika mulai retak

Tanaman biji cheery sedalam 3 - 5 Cm di dalam pot/polybag yang terpisah . Letakkan pot/polybag ditempat yang terkena sinar matahari dan jaga kondisi tanah agar selalu lembab.

Pindahkan tanaman ke tanah ketika ketinggiannya sudah mencapai di atas 25 Cm

Benih red cherry, yellow cherry, white cherry, black cherry ini bisa didapat di www.cobatanam.blogspot.com

Cara menanam raspberry


 
Petunjuk semai raspberry: bekukan benih raspberry 2-4 minggu di freezer.

Penyemaian sebaiknya menggunakan toples/tupperware/wadah plastik berwarna putih/hitam, jangan yang berwarna!! Cuci bersih jangan sampai tidak ada bekas minyak atau bekas makanan lain.

Letakkan 2 lapis atau lebih tumpukan tisu didalam wadah tersebut dan basahi dengan air mineral. Cukup basah saja, jangan sampai tergenang. Mengapa air mineral? Karena air sumur/ledeng banyak mengandung zat yang menghambat pertumbuhan benih.

Tabur benih diatas tisu, pastikan tidak ada benih yang menempel satu sama lain. Beri jarak untuk akar yang akan tumbuh.

Tutup wadah tersebut dan simpan ditempat sejuk yang TIDAK terkena panas matahari.
Kontrol wadah 3-4 hari sekali dan pastikan tisu tetap basah dan lembab.

Benih raspberry normalnya membutuhkan waktu 2-3 minggu untuk berkecambah. Mohon diingat bahwa kecepatan kecambah masing-masing benih berbeda.

Jika bibit/benih yang berkecambah, tunggu hingga panjang akar mencapai 5mm-1cm sebelum dipindahkan ke media tanam.

Petunjuk dan tips tanam selanjutnya:

Wadah tanam sementara dapat menggunakan gelas plastik/potongan botol. Pastikan air tidak dapat menggenang di wadah tanam

Gunakan media tanah gembur berkompos dan sedikit berpasir. Dapat juga menggunakan cocopeat yang dicampur tanah, perbandingan 1:1

Buat lubang kecil di media tanam, kedalaman 5mm-1cm dan pindahkan bibit dengan menggunakan bantuan alat seperti pinset/tusuk gigi. JANGAN menggunakan jari secara langsung!!

Bibit sebaiknya terkubur dengan lapisan tipis diatasnya. Jangan terlalu tebal.
Siram wadah tanam secukupnya, jangan terlalu banyak air karena akan membuat bibit menjadi busuk.

Tutup wadah tanam dengan plastik bening, lalu diikat karet, beri lubang kecil 1-2 buah di plastik tersebut untuk sirkulasi udara. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelembaban media tanam sehingga tidak harus disiram rutin.

Simpan wadah tanam di dalam ruangan dekat dengan jendela yang agak hangat, jangan ditempat yang panas. Sangat perlu untuk diletakkan di tempat yang hangat dulu sebelum bisa terkena sinar matahari langsung, terlebih bagi Anda yang tinggal di dataran rendah.

Anakan raspberry boleh dipindah ke luar ruangan/outdoor jika sudah memiliki 6 daun, tetapi sebaiknya jangan terkena matahari langsung dulu. Ini dimaksudkan agar tanaman belajar adaptasi untuk berada di tempat panas.

Jika sudah cukup besar / memiliki 8 daun, pindahkan ke wadah tanam permanen (dapat berupa polybag atau pot).

Perhatian!!!
Jangan beri pupuk apapun sebelum tanaman berumur 2 bulan.

benih raspberry mix ini bisa didapat di www.cobatanam.blogspot.com

Cara menanam strawberry dari biji


https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xtp1/v/t1.0-9/11986982_505254829655779_5356495858883119394_n.jpg?oh=3a163741cb31d43173f688ecdcebc19a&oe=5675CC63 https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xtp1/v/t1.0-9/10996276_505254959655766_2233038628413277650_n.jpg?oh=bd4949daae1f5d3e5804d2d666eba9f5&oe=56A7B154
Petunjuk semai strawberry: bekukan benih strawberry 3-7 hari di freezer.

Penyemaian sebaiknya menggunakan toples/tupperware/wadah plastik berwarna putih/hitam, jangan yang berwarna!! Cuci bersih jangan sampai tidak ada bekas minyak atau bekas makanan lain.

Letakkan 2 lapis atau lebih tumpukan tisu didalam wadah tersebut dan basahi dengan air mineral. Cukup basah saja, jangan sampai tergenang. Mengapa air mineral? Karena air sumur/ledeng banyak mengandung zat yang menghambat pertumbuhan benih.

Tabur benih diatas tisu, pastikan tidak ada benih yang menempel satu sama lain. Beri jarak untuk akar yang akan tumbuh.

Tutup wadah tersebut dan simpan ditempat sejuk yang TIDAK terkena panas matahari.
Kontrol wadah 3-4 hari sekali dan pastikan tisu tetap basah dan lembab.

Benih strawberry/berry jenis lain normalnya membutuhkan waktu 2-3 minggu untuk berkecambah. Mohon diingat bahwa kecepatan kecambah masing-masing benih berbeda.

Jika bibit/benih yang berkecambah, tunggu hingga panjang akar mencapai 5mm-1cm sebelum dipindahkan ke media tanam.

Petunjuk dan tips tanam selanjutnya:

Wadah tanam sementara dapat menggunakan gelas plastik/potongan botol. Pastikan air tidak dapat menggenang di wadah tanam

Gunakan media tanah gembur berkompos dan sedikit berpasir. Dapat juga menggunakan cocopeat yang dicampur tanah, perbandingan 1:1

Buat lubang kecil di media tanam, kedalaman 5mm-1cm dan pindahkan bibit dengan menggunakan bantuan alat seperti pinset/tusuk gigi. JANGAN menggunakan jari secara langsung!!

Bibit sebaiknya terkubur dengan lapisan tipis diatasnya. Jangan terlalu tebal.
Siram wadah tanam secukupnya, jangan terlalu banyak air karena akan membuat bibit menjadi busuk.

Tutup wadah tanam dengan plastik bening, lalu diikat karet, beri lubang kecil 1-2 buah di plastik tersebut untuk sirkulasi udara. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelembaban media tanam sehingga tidak harus disiram rutin.

Simpan wadah tanam di dalam ruangan dekat dengan jendela yang agak hangat, jangan ditempat yang panas. Sangat perlu untuk diletakkan di tempat yang hangat dulu sebelum bisa terkena sinar matahari langsung, terlebih bagi Anda yang tinggal di dataran rendah.

Anakan strawberry boleh dipindah ke luar ruangan/outdoor jika sudah memiliki 6 daun, tetapi sebaiknya jangan terkena matahari langsung dulu. Ini dimaksudkan agar tanaman belajar adaptasi untuk berada di tempat panas.

Jika sudah cukup besar / memiliki 8 daun, pindahkan ke wadah tanam permanen (dapat berupa polybag atau pot).

Perhatian!!!
Jangan beri pupuk apapun sebelum tanaman berumur 2 bulan.

benih strawberry warna warni dan strawberry raksasa ini bisa didapat di www.cobatanam.blogspot.com



Cara menanam benih buah naga

 
Media semai menggunakan bahan campuran pasir, humus halus, dan pupuk guano atau kotoran burung yang sudah dihaluskan dengan perbandingan 6:1:1. Media tersebut setelah dibasahi dengan air kemudian dimasukkan dalam pot. 

Sebelum ditebarkan pada media semai biji dikukus dulu dengan dibungkus dengan kain halus selama kurang lebih setengah menit. Penyebaran benih secara merata kemudian ditutup dengan lapisan humus tipis kemudian diletakkan ditempat yang terkena cahaya dan sirkulasi udara lancar. Tempat persemaian diberi naungan teduh dengan pencahayaan remang sampai bibit tumbuh sekitar 3 cm.

Kelembaban media harus selalu dijaga jangan sampai penyiramannya terlambat. Siram dengan sprayer halus setiap hari saat medianya terlihat kering.

Setelah bibit berukuran 2-3 cm, bisa dipindahkan dalam polibag berukuran 15 cm x 20 cm dengan media tanam menggunakan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan yang sama 1:1:1. Media tanam diberi pupuk NPK 16:16:16 sebanyak 5 mg/200 ml air untuk sekitar 10 polibag.

Setelah ditanam, bibit bs disemprot dengan Ridomil dicampur dengan Atonik seminggu sekali dengan dosis 15 g Ridomil dan 5 cc Atonik yang dilarutkan dalam 10 liter air untuk areal bibit seluas 15 meter persegi. Penyemprotan ini bertujuan untuk mencegah jamur dan menjaga metabolisme bibit.

Bibit dalam polibag diletakkan ditempat yang teduh selama seminggu kemudian dipindahkan di lahan terbuka tetapi jangan ditanam dulu. Bibit disiram dengan air secukupnya sehari sekali pada pagi atau sore hari. Setelah dua bulan bibit siap ditanam dilahan penanaman.

benih buah naga kuning ini bisa didapatkan di www.cobatanam.blogspot.com

Cara Memindah Tanaman ke Metode Hidroponik

Cara menanam konvensional sudah sering kita terapkan, yaitu menanam ditanah menggunakan media sekam bakar, cocopeat, pupuk kandang dan sebagainya. Sudah bosen atau belum bosen tapi pengen nyoba cara nanam dengan metode lainnya? Hidroponik jawabannya. Hidroponik adalah menanam tanpa tanah.

Terus gimana caranya memindah tanaman yang sudah terlanjur tumbuh di tanah atau media lain yang tidak menggunakan metode Hidroponik? Begini Stepnya:

1.  Siapkan tanaman yang akan kamu pindah. Pastikan tanaman kamu sehat dan tidak layu atau sudah mati. Soalnya kalau sudah mati, ya sama aja ga bisa ditanam lagi dong. :D hehe
farming.sunpermana.com - Tanaman Belum Menggunakan Metode Hidroponik

2.  Pilah tanaman yang sudah cukup kriteria (jika tanaman masih berusia muda). Karena tanaman yang aku pakai itu masih kecil, jadi harus dipilih dan dipilah. Pilihlah Tanaman yang sudah memiliki daun sejati (3-4 helai daun).
Karena jika masih muda, ada baiknya kamu menyiapkan tempat yang cukup besar untuk ditumbuhkan hingga memenuhi syarat. Karena jika tempat tanam terlalu sempit, tumbuhan tidak akan tumbuh dengan maksimal.
farming.sunpermana.com - Media Pembibitan 2

3.  Keluarkan tanaman dari media tanam sebelumnya. Tanaman harus dikeluarkan dari media tanam sebelumnya karena akan dipindahkan ke media tanam baru. Gunakan alat bantu untuk mencongkel atau mengeluarkan bibit / tanaman. Pastikan tidak ada akar yang tercabut atau putus saat pemindahan. 
farming.sunpermana.com - Congkel Tanaman
Congkel tanaman hingga ke bagian dasar media tanam, agar akar tanaman tidak rusak dan terputus. Aku pilih obeng dengan ujung pipih untuk membantu proses pencongkelan. Setelah tanaman berhasil dikeluarkan dari media tanam sebelumnya.

4. Bersihkan akar tanaman dari sisa-sisa media tanam. Akar tanaman harus dibersihkan dari sisa media sebelumnya. Agar penyakit atau hama yang ada di media sebelumnya tidak mengkontaminasi media tanam Hidroponik. Hati-hati saat membersihkan media tanam yang melekat. Karena tidak semua media tanam mudah untuk dibersihkan. Jika terlalu keras sewaktu membersihkannya, akar bisa aja copot looh.
farming.sunpermana.com - Tanaman dan akar sudah bersih
Tips mudahnya, angkat tanaman beserta tanahnya, masukkan ke air dalam wadah, cuci perlahan bagian akarnya hingga semua tanah terlepas dari akar.

5.  Siapkan Penjepit atau Media untuk “menancapkan” tanaman ke dalam metode hidroponik. Aku pilih media lembaran spons tipis (biasanya digunakan untuk lapisan tas atau perabot). Kenapa lembaran spons? Bisa pakai media lain ga? Bisa aja. Pakai Flanel bisa juga. Aku pilih pakai spons, karena yang dirumah adanya itu. Gunakan prinsip Re-Use ya biar irit.

Cara Memotong dan Memasang Lembaran Spons untuk Metode Hidroponik
Lembaran Spons dipotong kurang lebih sepanjang jari kelingking, dengan lebar sekitar 2 cm. Kemudian potong sedikit disalah-satu ujung.  Potongan ini digunakan untuk menjepit si tanaman. (liat nomor 1)
Jepitkan tanaman ke bagian spons yang sudah di potong. (liat nomor 2)
Lipat bagian spons hingga bagian potongannya menjadi sumbu atau garis lipatnya. Kemudian gulung (seperti roll cake / kue gulung) dengan lembut alias tidak kenceng-kenceng. Ini dimaksudkan agar tanaman terjepit dengan cukup tapi tidak kekencengan. (liat nomor 3)

6. Tanamkan kedalam media tanam atau wadah tanam hidroponik. Tanaman siap dipindahkan ke netpot atau media lain yang telah disiapkan.
Hidroponik - Netpot Hidroponik
Tancapkan dengan mantap kedalam lobang hingga kencang dan penuh. Kalau masih longgar tambahkan lagi spons kesisi sekitarnya. pastikan akar menjuntai kebawah hingga menyentuh air dibawah.

7. Mulai tahap ini, tanaman sudah harus mendapatkan nutrisi hidroponik. Nutrisi hidroponik yang dapat Anda gunakan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, apakah tanaman sayuran, buah, atau bunga.
 Hidroponik - Tanaman Kecil 

8. Panen. Setelah kurang lebih 2 bulan sejak semai benih atau biji, sekarang tanaman yang Anda tanam dengan teknik hidroponik sudah dapat dipanen. Masing-masing tanaman memiliki masa panen yang berbeda.














































Hidroponik - NFT (Nutrient Film Technique)
Hidroponik - Wick System / Sistem Sumbu